SMKN 6 Semarang Menjadi Tuan Rumah Kunjungan Lapangan bagi 60 Kepala Sekolah Peserta Pelatihan PILLARS BPSDMD Provinsi Jawa Tengah

Semarang, 9 September 2026 — SMK Negeri 6 Semarang mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Kunjungan Lapangan Pelatihan Principal Leadership Learning Strategies (PILLARS) yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 9 September 2026, pukul 15.30–17.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 60 kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Tengah didampingi tim dari BPSDMD Provinsi JawaTengah

Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian Pelatihan PILLARS yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala sekolah melalui pembelajaran berbasis praktik. Melalui kunjungan langsung ke satuan pendidikan, para peserta memperoleh kesempatan untuk melihat, menggali, dan mendiskusikan berbagai praktik baik yang dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan sekolah masing-masing.

Kehadiran rombongan BPSDMD Provinsi Jawa Tengah disambut hangat oleh keluarga besar SMKN 6 Semarang. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa dan pengantar kunjungan.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Jabatan Fungsional BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Ibu Lilik Rachmawati, S.E., M.Si., hadir bersama tim BPSDMD. MEnyambut rombongan ,turut hadir Kepala SMKN 6 Semarang, Bapak Berti Sagendra, S.Pd., M.Pd., jajaran manajemen sekolah, dan panitia.

Bagi SMKN 6 Semarang, menjadi lokasi kunjungan lapangan bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga kesempatan untuk membangun ruang dialog dan pembelajaran antarpemimpin satuan pendidikan. “Kami merasa bangga dan terhormat SMKN 6 Semarang dipercaya menjadi salah satu ruang belajar bersama dalam rangkaian Pelatihan PILLARS. Bagi kami, kunjungan ini bukan hanya tentang berbagi apa yang sudah dilakukan sekolah kami, tetapi ini merupakan kesempatan bagi kami untuk membuka ruang diskusi ,masukan atau mungkin koreksi bagi sekolah, jika ada hal atau inovasi baru dari Sekolah Bapak Ibu sekalian yang bisa kami tiru maupun hal yang perlu kami tingkatkan.  .” ujar Kepala SMKN 6 Semarang, Berti Sagendra, S.Pd., M.Pd.

Berbagi Praktik Baik, Menguatkan Kepemimpinan

Dalam sesi utama, Bapak Berti memaparkan berbagai program dan praktik baik yang dikembangkan di SMKN 6 Semarang sebagai sekolah vokasi bidang pariwisata yang menekankan Kewirausaahan dalam pembelajaraanya. Paparan tersebut menjadi bagian penting dari proses benchmarking peserta untuk melihat secara langsung bagaimana sebuah sekolah mengembangkan program, mengelola potensi, serta merespons tantangan pendidikan dan kebutuhan dunia kerja.

Menurut Bapak Berti, sekolah pada era saat ini tidak cukup hanya berorientasi pada pengelolaan administrasi, tetapi harus mampu menghadirkan perubahan yang berdampak bagi peserta didik, termasuk melihat peluang-peluang usaha yang bisa menghasilkan. Pandangan tersebut sejalan dengan tantangan pendidikan vokasi yang menuntut sekolah semakin kuat membangun keterhubungan dengan dunia kerja dan industry (link and match) antara SMK dan perusahaan agar lulusan memiliki peluang yang lebih kuat untuk bekerja maupun berwirausaha.

Usai paparan, suasana kegiatan semakin interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tidak hanya menyimak, tetapi aktif menyampaikan pertanyaan, pengalaman, serta gagasan yang muncul dari praktik pengelolaan sekolah masing-masing. Diskusi berlangsung hangat dengan berbagai topik seputar kepemimpinan, inovasi sekolah, pengembangan program, pengelolaan sumber daya, hingga strategi menghadapi dinamika yang ada.

Bagi peserta, sesi ini menjadi kesempatan untuk melihat bahwa praktik baik tidak selalu harus diadopsi secara utuh, tetapi dapat dikembangkan dan disesuaikan

Kegiatan kunjungan lapangan Pelatihan PILLARS di SMKN 6 Semarang dilanjutkan visitasi peserta ke stand-stand Usaha Mandiri yang ada di SMK Negeri 6 Semarang, yaitu Edotel SMKN 6, Angkringan Skasix by Perhotelan, Salon Kecantikan dan produk jamu dari Kompetensi Keahlian Kecantikan  dan Spa, Butik Busana , suguhan homemade snack dan juga stand kopi dari barista  SMKN 6,yang merupakan kolaborasi guru dan siswa kelas X jurusan Kuliner dan kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan penguatan jejaring antara BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI, dan satuan pendidikan peserta pelatihan

Kegiatan kunjungan ini  sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif. BPSDMD Provinsi Jawa Tengah sendiri menempatkan pengembangan kompetensi, profesionalitas, serta tata kelola yang responsif dan kolaboratif sebagai bagian penting dalam penguatan sumber daya manusia.

Bagi SMKN 6 Semarang, momentum tersebut menjadi energi baru untuk terus mengembangkan budaya belajar, berkolaborasi, dan berinovasi dan menjaga komitmen untuk terus bergerak menjadi sekolah vokasi yang adaptif, kompeten, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.

Kunjungan Lapangan PILLARS 2026 pun tidak sekadar meninggalkan dokumentasi berupa foto bersama. Lebih dari itu, kegiatan tersebut membawa pesan penting bahwa kepemimpinan pendidikan akan semakin kuat ketika dibangun melalui kolaborasi, keterbukaan untuk belajar, dan keberanian untuk melakukan perubahan.

 

Nova Prasetyaningrum,S.Pd

.