Balas komentar

Drs. H. Ahmad Ishom, M.Pd. Juara I Kepala SMK Berprestasi Jateng

suaramerdeka.com  -  Berkat Teaching Factory atau pembelajaran berbasis produksi yang diimplementasikan di institusinya, Kepala SMK 6 Semarang Drs Ahmad Ishom MPd berhasil meraih juara I Kepala Sekolah Berprestasi Jawa Tengah.

Prestasi tersebut diperoleh dari Lomba Pemilihan Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, pada 11-14 Juni. Dengan mengangkat tema ''Teaching Factory'', lelaki kelahiran Semarang, 19 Desember 1962 itu telah berhasil mendapatkan predikat yang sama untuk tingkat Kota Semarang.

Dengan prestasi itu, dia berhak mewakili provinsi untuk melaju ke lomba yang sama di tingkat nasional pada September mendatang.

Ishom menyampaikan, penilaian dalam kompetisi kategori kepala sekolah berprestasi satuan pendidikan kejuruan itu meliputi portofolio, tes tulis, presentasi, best practice, wawancara, dan psikotes. Namun yang terpenting adalah implementasi yang dilakukan selama mengabdi menjadi tampuk pimpinan di sekolah kejuruan tersebut.

''Maka dalam perlombaan tersebut, saya mencoba menjelaskan mengenai teaching factory yang sudah diterapkan di SMK 6 Semarang selama dua tahun belakangan ini. Saya membawa suasana industri ke dalam pembelajaran sehari-hari. Langkah itu sesuai dengan misi sekolah kejuruan yang menyiapkan lulusan menjadi tenaga terampil dan siap kerja,'' tuturnya saat ditemui di sekolah, Sabtu (16/6).

Kurangi Pengangguran

Upaya implementasi pembelajaran itu, lanjut dia, untuk membangun jiwa kewirausahaan siswa sehingga ketika tamat sekolah mereka akan mandiri dan bisa berwirausaha. Dengan berwirausaha, lulusan SMK dapat menciptakan lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran dan kemiskinan.

Di SMK 6 Semarang terdapat enam kompetensi keahlian, yaitu akomodasi perhotelan, jasa butik, kecantikan kulit, patieseri, jasa boga, dan kecantikan rambut. Iimplementasi pembelajaran teaching factory dilakukan dengan cara misalnya siswa Jurusan Jasa Boga harus mampu membuat perencanaan produksi makanan dengan modal yang sudah ditentukan dan memasarkannya serta menghitung laba.

''Kompetensi mereka dalam berwirausaha akan dibentuk di sini dengan mengelola kegiatan tersebut,'' tuturnya.

Sumber

Balas

  • Alamat halaman web dan surat-e otomatis diubah menjadi tautan.
  • Label HTML diijinkan: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf berganti secara otomatis.

Informasi selanjutnya mengenai pilihan pemformatan